Gubernur Maluku: Iduladha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial
Ambon, indonesiatimur.co – Gubernur Maluku menegaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama. Hal itu disampaikannya saat menyerahkan bantuan hewan kurban Pemerintah Provinsi Maluku dan Presiden Republik Indonesia dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Raya Al-Fatah Ambon, Senin (25/05/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses penyaluran hewan kurban sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak atas bantuan dan kerja samanya sehingga penyaluran hewan kurban tahun ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Menurut Gubernur, nilai utama dari ibadah kurban tidak hanya terletak pada penyembelihan hewan, tetapi juga pada semangat berbagi yang terkandung di dalamnya. Melalui pembagian daging kurban, masyarakat diajak mempererat ukhuwah Islamiyah, membangun solidaritas, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Ibadah kurban tidak sekadar menjadi ritual vertikal sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang sangat kuat. Melalui kurban, kita diajak untuk mempererat persaudaraan dan memastikan kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat, Pemerintah Provinsi Maluku tahun ini menyalurkan 126 ekor hewan kurban yang terdiri dari 101 ekor sapi dan 25 ekor kambing. Selain itu, terdapat pula bantuan 17 ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia yang akan didistribusikan ke berbagai kabupaten dan kota di Maluku.
Gubernur memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui pemeriksaan kesehatan secara ketat untuk menjamin kelayakan konsumsi sekaligus memenuhi ketentuan syariat Islam.
Pada kesempatan tersebut, ia secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada para penerima dan menitipkan amanah agar proses penyembelihan maupun distribusi daging dilakukan secara adil, merata, dan tepat sasaran.
“Saya menitipkan amanah ini untuk disembelih pada waktu yang tepat dan didistribusikan secara adil serta merata. Prioritaskan saudara-saudara kita yang dhuafa dan fakir miskin agar nilai berbagi dalam Iduladha benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” pesannya.
Gubernur juga mengingatkan panitia kurban agar menjaga kebersihan lingkungan selama proses penyembelihan hingga pembagian daging serta menerapkan prosedur yang higienis demi menjaga kesehatan masyarakat.
Ia berharap semangat berkurban pada Hari Raya Iduladha tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepekaan sosial, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun Maluku yang lebih maju dan sejahtera.
“Semoga semangat berkurban menjadi momentum bagi kita semua untuk terus meningkatkan solidaritas, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan dalam membangun Maluku yang kita cintai,” tutupnya. (it-02)


